Beranda » Portofolio » POC NASA (Pupuk Organik Cair)

POC NASA (Pupuk Organik Cair)

T Diposting oleh pada 30 January 2019

Kategori Produk : Perikanan, Pertanian, Peternakan

Nama Produk : POC NASA

Isi/Berat/Harga : 500 cc Harga Rp. 40.000 

Isi/Berat/Harga : 3 liter  Harga Rp. 200.000 

Isi/Berat/Harga : 250 cc Harga Rp. 22.000 

Definisi POC NASA

POC ( Pupuk Organik Cair ) Nasa merupakan produk pupuk organik cair yang diproses dengan formula khusus dan dibuat dari bahan dasar alami (organik) yang multiguna untuk tanaman, peternakan dan perikanan.

 1 liter POC NASA = 1 Ton Pupuk kandang dalam hal kandungan unsur hara mikro.

Kandungan unsur hara mikro dalam 1 liter POC NASA memiliki fungsi setara dengan kandungan unsur hara mikro 1 ton pupuk kandang dan dilengkapi dengan kandungan asam humat dan asam Fulvat yang berangsur-angsur akan memperbaiki konsistensi (kegemburan) tanah yang keras serta dapat melarutkan SP-36 dengan sangat cepat, sekaligus melarutkan sisa – sisa pupuk kimia dalam tanah sehingga dapat dimanfaatkan tanaman dan menggemburkan tanah. POC NASA dilengkapi juga dengan Zat Pengatur Tumbuh atau yang lebih dikenal sebagai ZPT (gibrerelin, auxin, sitokinin) yang bermanfaat  mempercepat biji berkecambah dan pembuatan akar.

Fungsi multiguna Pupuk Organik Cair POC Nasa

  1. Meningkatkan produksi tanaman ( kualitas dan kuantitas ) dengan mengutamakan kelestarian lingkungan ( aspek K-3 : Kuantitas – Kualitas- Kelestarian ).
  2. Menjadikan tanah yang keras menjadi gembur secara berangsur – angsur.
  3. Melarutkan sisa pemakaian pupuk kimia dalam tanah (dapat dimanfaatkan oleh tanaman).
  4. Memberikan semua jenis unsur tanah baik makro maupun mikro lengkap.
  5. Dapat mengurangi penggunaan pupuk Urea dan SP-36 serta KCl + 12,5% – 25%
  6. Setiap 1 (satu) liter POC Nasa mengandung fungsi unsur hara mikro yang setara dengan 1 ton pupuk kandang.
  7. Memacu pertumbuhan tanaman serta akarnya, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan, juga dapat mengurangi kerontokan baik bunga maupun buah (mengandung hormon ZPT Auksin, Giberellin dan Sitokinin).
  8. Membantu perkembangan mikro-organisme dalam tanah yang berguna bagi tanaman seperti cacing tanah, Penicilium glaucum dan lainnya.
  9. Meningkatkan daya tahan tanaman dari gangguan hama dan penyakit
  10. Meningkatkan bobot/berat ternak besar seperti sapi dan kambing, ikan, udang serta unggas.
  11. Meningkatkan nafsu makan ternak, ikan/udang dan unggas.
  12. Membantu pembentukan bahan pakan alami (plankton) bagi ikan dan udang.

Kandungan POC NASA :

N 0.12%, P2O5 0.03%, K 0.31%, Ca 60.40 ppm, S 0.12%, Mg 16.88 ppm, Cl 0.29%, Mn 2.46 ppm, Fe 12.89 ppm, Cu <0.03 ppm, Zn 4.71 ppm, Na 0.15%, B 60.84 ppm, Si 0.01%, Co <0.05 ppm, Al 6.38 ppm, NaCl 0.98%, Se 0.11 ppm, As 0.11 ppm, Cr <0.06 ppm, Mo <0.2 ppm, V <0.04 ppm, SO4 0.35%, C/N ratio 0.86%, ph 7.5, Lemak 0.44%, Protein 0.72%

Kandungan Lain POC NASA :

  • Asam-asam organik (Humat 0,01%, Vulvat, dll)
  • Zat Perangsang Tumbuh : Auksin, Giberelin, Sitokinin.

DOSIS DAN CARA APLIKASI POC NASA

  1. SAYUR MAYUR & TANAMAN PANGAN

Dosis: 50 – 150 cc per 20 – 50 liter air per 100 m2, waktu pemberian 1 – 2 hari sebelum tanam dengan cara disiramkan ke lahan. Dilanjutkan dengan dosis: 20 – 60 cc/10 – 30 ltr air/m2, diaplikasikan saat tanaman berumur 2 minggu dengan cara disemprotkan 20 – 60 cc/10 – 30 ltr air/100 m2, diaplikasikan saat tanaman berumur 4 minggu dengan cara disemprotkan 20 – 60 cc/10 – 30 ltr air/100 m2, waktu aplikasi tanaman umur 6 – 8 minggu, disemprotkan

Catatan: Saat penyemprotan bisa ditambahkan dengan HORMONIK dan AERO Perekat perata.

2. TANAMAN HIAS

Dosis: 2 – 5 cc/liter air/tanaman Waktu pemberian: 2 – 3 minggu sekali Cara Aplikasi: Disemprotkan/disiramkan

3. BUAH-BUAHAN & TANAMAN PERKEBUNAN

Dosis: 30 – 60 cc per 5 – 10 liter air / tanaman Waktu Pemberian: 1 – 3 bulan sekaliCara Aplikasi: Disiramkan

4. BIBIT TANAMAN

Dosis: 1 – 2 cc / 0,5 – 1 liter air / bibit Waktu: 2 – 4 minggu sekaliCara: disiramkan

5. TEBU

Dosis: 500 – 1000 cc / 100 – 200 liter air / 1000 m2 diberikan saat tanam dengan cara disiramkan.

Dosis: 250 – 500 cc / 100 – 200 liter air / 1000 m2 diberikan saat tanaman umur 1 bulan dengan cara disemprotkan Dosis: 250 – 500 cc / 100 – 200 liter air / 1000 m2 diberikan saat tanaman umur 3 bulan dengan cara disemprotkan

6. TANAMAN TEH

Dosis: 25 – 75 cc / 100 ltr air / 1000 m2Waktu : 7 hari sekali

Cara: disemprotkan

7. UNGGAS

Pedaging: 1 – 2 cc / liter air / hari diberikan setiap hari sekali dicampurkan pada air minum

Petelur : 1 – 2 cc/ liter air diberikan 3 hari sekali dengan cara dicampurkan pada air minum

8. SAPI

Dosis: 5 – 10 cc / ekor / 1 – 5 hari Waktu: Anakan sampai potong

Cara: Campur air minum atau pakan komboran

9. IKAN, UDANG, BANDENG

Dosis: 2 – 5 cc / 250 cc air / 3 – 5 kg pakan Waktu: setiap pemberian pakan

Cara: dicampurkan pada pakan, sebelum diberikan sebaiknya ditiriskan dulu atau dikering anginkan.

10. UDANG & BANDENG (Tambak)

15 – 30 liter / hektar / siklus

Waktu: Saat pengolahan lahan (sebelum pengisian air)

Cara: disiramkan

Demikian penjelasan tentang dosis POC NASA, waktu pemberian dan bagaimana cara aplikasinya, semoga bermanfaat untuk semua petani dan peternak dalam meningkatkan Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian Lingkungan

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

pupuk bintang tani

Categories

Archives