selamat Datang Di http://pupukorganiknusantara.com

Category Archives: teknik cara menanam budidaya Cabe Cabai Lombok

Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan Nasa

Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan Nasa – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara budidaya yang praktis pada tanaman cabe  dengan menggunakan Pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabe disini dibuat secara umum, baik itu lombok  rawit, cabe merah besar ataupun cabai merah keriting.

Berikut Aplikasi Pupuk & Pestisida Nasa untuk budidaya cabe/cabai/lombok :

Isi Paket

PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml 1 botol

SUPERNASA 250 gram 1 botol

POWER NUTRITION 250 gram 1 botol

HORMONIK 100 ml 1 botol

GLIOCLADIUM 100 gram 1 botol

PESTONA 500 ml 1 botol

AERO A810 250 ml 1 botol

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

Menanam tanaman cabai dapat ditanam baik pada dataran rendah hingga dataran tinggi . Menanam lombok sering dihadapkan dengan beragam persoalan diantaranya yaitu media tanam yang kekurangan unsur hara, sehingga serangan hama & penyakit. Berikut adalah faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam secara organic dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3), sehingga para petani dapat berkompetisi di pasar perdagangan bebas.

Sebelum Penanaman

A. Pengolahan Lahan

  1. Dipersiapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Lahan sebelumnya diluku kemudian digaru dan diamkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, agar menambah tingkat keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 7 hari.

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas 1.000 m² lahan membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang sudah dilembutkan perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 1 minggu. Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

b. Cara Penyemaian

  1. Taruh benih cabai ke dalam polibag, kemudian tutup dengan lapisan tanah dan kompos halus yang telah diayak.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup / tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan 1 kali sehari yaitu pada sore atau pagi hari untuk menjaga kelembaban.

c. Pengamatan Hama Dan Penyakit Cabai

  • Penyakit
  1. Embun bulu

Ciri-ciri penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya yaitu siram Natural GLIO 1 sdm per 10 liter air.

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  1. Kelompok Virus

Kelompok Virus ini, gejalanya pertumbuhan bibit berbeda dengan yang lainya dan warna daun mosaik / pucat. Gejala timbul lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sendok makan / 10 L air.

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  1. Hama tungau

Gejalanya tanaman yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.  Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

D. Fase Tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu menanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik alangkah baiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit , jangan sampai gumpalan tanah terpecah karena akar bisa rusak.
  • Apabila selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

E. Masa Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki pada umur 10, 20 hari, kemudian pada umur 30, 40, dan 50 HST. POC NASA ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki. Menanam Lombok Rawit Putih dengan Menggunakan  Nasa

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Pasca Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara budidaya yang praktis pada tanaman lombok  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabe disini dibuat secara umum, baik itu lombok  rawit, lombok merah besar ataupun lombok merah keriting.

Berikut Paket Pupuk & Pestisida Nasa untuk menanam cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

Budidaya tanaman cabai dapat ditanam pada dataran rendah maupun dataran tinggi . Budidaya cabai sering dihadapkan dengan beragam persoalan diantaranya ialah media tanam yang kekurangan unsur hara, sehingga serangan hama dan penyakit. Berikut ini adalah faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam secara organic dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum Penanaman

A. Cara Mengolah Lahan

  1. Siapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Tanah sebelumnya diluku kemudian digaru & biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, agar menambah tingkat keasaman tanah.
  4. Setelah itu dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Siramkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam idealnya 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 1 minggu.

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas lahan 1.000 m² membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan sebaiknya dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari adukan tanah dan pupuk kandang atau kompos halus perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 7 hari. Lalu dimasukkan ke dalam polibeg bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

b. Cara Penyemaian

  1. Masukkan biji cabe ke dalam polibag, kemudian tutup dengan selapis tanah dan yang telah dihaluskan.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup per tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.

c. Untuk Hama Dan Penyakit Cabai

  • Penyakit
  1. Embun bulu

Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawa Peronospora parasitica. Cara mengatasinya jika serangan tinggi siram GLIO 1 1 sendok makan / 10 liter air.

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  1. Kelompok Virus

Kelompok Virus ini, gejalanya pertumbuhan bibit berbeda dengan yang lainya dan warna daun mosaik / pucat. Gejala kelihatan lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sdm per 10 liter air.

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di daun bagian bawah. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  1. Hama tungau

Gejala cabe yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.  Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

D. Masa tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu tanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik sebaiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit , jangan sampai bola tanah terpecah karena akar bisa patah
  • Setelah selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

E. Fase Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. penyemprotan POC NASA ± 3-5 tutup/tangki + HORMONIK ± 1 tutup/tangki + AERO ± ½ tutup/tangki (Volume tangki ± 10-17 liter) dengan kebutuhan  ± 20-30 tangki/hektar. Aplikasi Pupuk Organik Nasa Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Lombok Hijau

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Setelah Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Budidaya Cabai Merah Keriting Aplikasi Teknologi Nasa

Budidaya Cabai Merah Keriting Aplikasi Teknologi Nasa – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara bertani yang praktis pada tanaman cabai  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya lombok disini dibuat secara umum, baik itu cabai  rawit, cabe merah besar ataupun lombok merah keriting.

Berikut Paket Nasa untuk menanam cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

Bertanam tanaman cabe dapat ditanam baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi dengan pH tanah 5-6. Bertanam cabai sering dihadapkan dengan beragam permasalahan antara lain ialah tanah yang kekurangan unsur hara, sehingga serangan hama dan penyakit. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam secara organic dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum ditanam

A. Pengolahan Lahan

  1. Siapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Lahan terlebih dahulu diluku kemudian digaru & biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, untuk menambah tingkat keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam idealnya 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 1 minggu.

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas lahan 1.000 m² membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos halus perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 1 minggu. Lalu dimasukkan ke dalam polibeg bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

b. Cara Penyemaian

  1. Taruh 1/1 cabai ke polibag, kemudian tutup dengan selapis tanah dan yang telah dihaluskan.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup per tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan 1 kali sehari yaitu pada sore atau pagi hari untuk menjaga kelembaban.

c. Pengamatan Hama Dan Penyakit Cabai

  • Penyakit
  1. Embun bulu

Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya jika serangan tinggi siram GLIO 1 1 sendok makan per 10 L air.

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Kelompok Virus

Kelompok virus biasanya menyerang bibit sehingga pertumbuhan bibit menjadi terhambat dan warna daun menjadi pucat. Cara mengatasinya dengan cara  bibit yang terserang harus dicabut dan dibakar, kemudian disemprot dengan Natural BVR atau PESTONA agar tidak menyebar ke bibit lain yang masih sehat.

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sendok makan / 10 liter air.

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di daun bagian bawah. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Hama tungau

Gejalanya cabe yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.  Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

D. Fase Tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu tanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik sebaiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit dengan hati-hati, jangan sampai bola tanah terpecah karena akar bisa lecet
  • Apabila selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

E. Masa Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. penyemprotan POC NASA ± 3-5 tutup/tangki + HORMONIK ± 1 tutup/tangki + AERO ± ½ tutup/tangki (Volume tangki ± 10-17 liter) dengan kebutuhan  ± 20-30 tangki/hektar. Budidaya Cabai Merah Keriting  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Masa Panen Dan Setelah Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting – Untuk bertanam cabai sebaiknya harus mengetahui bagaimana metode agar cabai cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabe tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam bertani Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Berikut Pupuk dan Pestisida Nasa untuk tananman cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

Menanam tanaman cabai dapat ditanam baik pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan pH tanah 5-6. Budidaya lombok sering dihadapkan dengan beragam permasalahan diantaranya yaitu media tanam yang kekurangan unsur hara, sehingga serangan hama & penyakit. Berikut ini adalah faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum Penanaman

A. Cara Mengolah Lahan

  1. Dipersiapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Lahan sebelumnya diluku kemudian digaru dan biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Setelah itu lahan dikasih dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, untuk menambah keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan.  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 7 hari.

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas 1.000 m² lahan membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Untuk Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media persemaian berasal dari campuran tanah dan kompos yang sudah dilembutkan perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan di diamkan selama 7 hari. Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

b. Masa Penyemaian

  1. Taruh 1/1 cabai ke polibeg, lalu tutupi dengan lapisan tanah dan yang telah dihaluskan.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup / tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada sore atau pagi hari untuk menjaga kelembaban.

c. Untuk Hama Dan Penyakit Cabe

  • Bibit Penyakit
  1. Embun bulu

Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya jika serangan tinggi siram GLIO 1 1 sendok makan per 10 liter air.

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  1. Kelompok Virus

Kelompok Virus ini, gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik atau pucat. Gejala timbul lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sendok makan / 10 L air.

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya bersembunyi di daun bagian bawah. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.   Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  1. Hama tungau

Gejalanya tanaman yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.   Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

D. Masa tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu menanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik alangkah baiknya ditunda.
  • Plastik polibag di lepas dan keluarkan bibit , jangan sampai bola tanah terpecah karena dapat merusak perakaran.
  • Apabila selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.   Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.   Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

E. Fase Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang.  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki pada umur 10, 20 hari, kemudian pada umur 30, 40, dan 50 HST. POC NASA ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki.  Pupuk Nasa Buat Lombok Merah Keriting

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Masa Panen Dan Setelah Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang – Dalam bertanam cabai sebaiknya mengetahui bagaimana cara agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabai tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam bertani Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Berikut ini Paket Nasa untuk budidaya cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

Bertanam tanaman cabe dapat ditanam pada dataran rendah maupun dataran tinggi . Menanam lombok sering dihadapkan dengan beragam persoalan antara lain yaitu media tanam yang kekurangan unsur hara, hingga mudah terkena hama & penyakit. Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum ditanam

A. Cara Mengolah Lahan

  1. Siapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Lahan terlebih dahulu diluku kemudian digaru dan biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Selanjutnya lahan dikasih dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, untuk menambah tingkat keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam idealnya 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 1 minggu.

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas lahan 1.000 m² membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media persemaian berasal dari adukan tanah dan kompos yang sudah dilembutkan perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 7 hari. Lalu dimasukkan ke dalam polibeg bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

b. Cara Penyemaian

  1. Taruh 1 biji cabai ke polibag, kemudian tutup dengan selapis tanah dan kompos halus yang telah diayak.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup per tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Penyiraman dilakukan 1 kali sehari yaitu pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.

c. Pengamatan Hama Dan Penyakit Cabai

  • Bibit Penyakit
  1. Embun bulu

Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawa Peronospora parasitica. Cara mengatasinya yaitu siram Natural GLIO 1 sdm per 10 L air.

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  1. Kelompok Virus

Kelompok Virus , gejalanya pertumbuhan bibit berbeda dengan yang lainya dan warna daun mosaik / pucat. Gejala kelihatan lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : tanaman yang terserang di buang bersama dengan tanah, mengatur kelembapan dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendok makan (10 gr) / 10 liter air.

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya bersembunyi di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  1. Hama tungau

Gejala tanaman yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.  Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

D. Masa tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu tanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik sebaiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit dengan hati-hati, jangan sampai bola tanah terpecah karena akar bisa patah
  • Setelah selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

E. Masa Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki pada umur 10, 20 hari, kemudian pada umur 30, 40, dan 50 HST. POC NASA ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki. Manfaat Pupuk Nasa Untuk Cabe Puyang

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Pasca Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

TERIMA KASIH http://pupukorganiknusantara.com