Beranda » teknik cara menanam budidaya Cabe Cabai Lombok » Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

T Diposting oleh pada 24 Desember 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara bertani yang praktis pada tanaman lombok  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabe disini dibuat secara umum, baik itu cabe  rawit, lombok merah besar ataupun cabe merah keriting.

Berikut Pupuk & Pestisida Organik Nasa untuk budidaya cabe/cabai/lombok :

Isi Paket

PUPUK ORGANIK CAIR NASA (POC NASA) 500 ml 1 botol

SUPERNASA 250 gram 1 botol

POWER NUTRITION 250 gram 1 botol

HORMONIK 100 ml 1 botol

GLIOCLADIUM 100 gram 1 botol

PESTONA 500 ml 1 botol

AERO A810 250 ml 1 botol

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

Budidaya tanaman cabai dapat ditanam baik pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan pH tanah 5-6. Budidaya lombok sering dihadapkan dengan beragam permasalahan antara lain yaitu media tanam yang kekurangan unsur hara, hingga serangan hama dan penyakit. Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam secara organic dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum ditanam

A. Cara Mengolah Lahan

  1. Dipersiapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Lahan sebelumnya diluku kemudian digaru dan biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Setelah itu lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, untuk menambah keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 7 hari.

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas lahan 1.000 m² membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Masa Persemaian (0-30 Hari)

a. Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari adukan tanah dan pupuk kandang atau kompos yang sudah dilembutkan perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 1 minggu. Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

b. Masa Penyemaian

  1. Masukkan biji cabe ke dalam polibeg, kemudian tutupi dengan selapis tanah dan kompos halus yang telah diayak.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup / tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada sore atau pagi hari untuk menjaga kelembaban.

c. Pengamatan Hama Dan Penyakit Cabe

  • Penyakit
  1. Embun bulu

Ciri-ciri penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya jika serangan tinggi siram GLIO 1 1 sdm per 10 liter air.

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  1. Kelompok Virus

Kelompok virus biasanya menyerang bibit sehingga pertumbuhan bibit menjadi terkendala dan warna daun menjadi pucat. Cara mengatasinya yaitu  bibit yang terserang harus dicabut dan dibakar, kemudian disemprot dengan Natural BVR atau PESTONA agar tidak menyebar ke bibit lain yang masih sehat.

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sdm per 10 L air.

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di daun bagian bawah. Sebaiknya dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  1. Hama tungau

Gejalanya cabai yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran. Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

D. Fase Tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu menanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik sebaiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit dengan hati-hati, jangan sampai bola tanah terpecah karena akar bisa rusak.
  • Apabila selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

E. Fase Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Semprotkan POC NASA ± 3-5 tutup/tangki + HORMONIK ± 1 tutup/tangki + AERO ± ½ tutup/tangki (Volume tangki ± 10-17 liter) dengan kebutuhan  ± 20-30 tangki/hektar. Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Pasca Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Belum ada Komentar untuk Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Teknis Menanam Cabe Keriting dan Cara Mengatasi Penyakit Pada Cabe

Cara Menanam Cabai Keriting  dan Cara Mengatasi Hama Pada Cabai

Cara Menanam Cabai Keriting dan Cara Mengatasi Hama Pada Cabai

Cara Menanam Cabai Keriting dan Cara Mengatasi Hama Pada Cabai – Dalam menanam cabe kita harus mengetahui bagaimana cara agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabai tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam... Selengkapnya

Budidaya Cabai Merah Besar  Menggunakan Teknologi Nasa

Budidaya Cabai Merah Besar Menggunakan Teknologi Nasa

Budidaya Cabai Merah Besar Menggunakan Teknologi Nasa – Dalam menanam cabe sebaiknya mengetahui bagaimana cara agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman lombok tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam budidaya Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan... Selengkapnya

Menanam Cabe Rawit  Menggunakan  Nasa

Menanam Cabe Rawit Menggunakan Nasa

Menanam Cabe Rawit Menggunakan Nasa – Dalam bertanam cabe sebaiknya mengetahui bagaimana metode agar cabe cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabe tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam menanam Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.