Beranda » teknik cara menanam budidaya Cabe Cabai Lombok » Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi Nasa

Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi Nasa

T Diposting oleh pada 31 Oktober 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 8 kali

Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi Nasa – Dalam menanam lombok alangkah baiknya mengetahui bagaimana cara agar cabe cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman lombok tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam bertani Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Berikut ini Pupuk & Pestisida Nasa untuk tananman cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

Menanam tanaman cabai dapat ditanam baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi dengan pH tanah 5-6. Budidaya cabai sering dihadapkan dengan beragam persoalan antara lain yaitu media tanam yang kurang unsur hara, hingga serangan hama dan penyakit. Berikut ini adalah faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum Penanaman

A. Pengolahan Lahan

  1. Dipersiapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Tanah terlebih dahulu diluku kemudian digaru & diamkan lahan selama kurang lebih 7 hari.
  3. Setelah itu lahan dikasih dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, agar menambah keasaman tanah.
  4. Setelah itu dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 7 hari.

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas 1.000 m² lahan membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Masa Persemaian (0-30 Hari)

a. Untuk Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan sebaiknya dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari adukan tanah dan pupuk kandang atau kompos halus perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 7 hari. Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

b. Masa Penyemaian

  1. Masukkan 1/1 cabai ke polibeg, kemudian tutupi dengan selapis tanah dan kompos halus yang telah diayak.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup / tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Untuk Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada sore atau pagi hari untuk menjaga kelembaban.

c. Pengamatan Hama Dan Penyakit Cabai

  • Penyakit
  1. Embun bulu

Ciri-ciri penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawa Peronospora parasitica. Cara mengatasinya jika serangan tinggi siram GLIO 1 1 sendok makan per 10 liter air.

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  1. Kelompok Virus

Kelompok Virus ini, gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik / pucat. Gejala kelihatan lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : tanaman yang terserang di buang bersama dengan tanah, mengatur kelembapan dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendok makan 1 sendok makan / 10 liter air.

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  1. Hama tungau

Gejalanya tanaman yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.  Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

D. Fase Tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu tanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik alangkah baiknya ditunda.
  • Plastik polibag di lepas dan keluarkan bibit , jangan sampai gumpalan tanah terpecah karena akar bisa patah
  • Setelah selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA .  Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

E. Fase Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. penyemprotan POC NASA ± 3-5 tutup/tangki + HORMONIK ± 1 tutup/tangki + AERO ± ½ tutup/tangki (Volume tangki ± 10-17 liter) dengan kebutuhan  ± 20-30 tangki/hektar. Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi  Nasa

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Setelah Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Belum ada Komentar untuk Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi Nasa

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Menanam Cabai Rawit Merah dengan Aplikasi Nasa

Paket Pupuk Menanam Lombok Nasa  1000 M2 Lengkap (100% Organik)

Paket Pupuk Menanam Lombok Nasa 1000 M2 Lengkap (100% Organik)

Paket Pupuk Menanam Lombok Nasa 1000 M2 Lengkap (100% Organik) – Untuk bertanam cabai alangkah baiknya mengetahui bagaimana metode agar cabe cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabai tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam... Selengkapnya

Menanam Cabai Rawit Hijau dengan Menggunakan  Nasa

Menanam Cabai Rawit Hijau dengan Menggunakan Nasa

Menanam Cabai Rawit Hijau dengan Menggunakan Nasa – Untuk bertanam cabai alangkah baiknya mengetahui bagaimana cara agar cabai cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabe tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam bertani Lombok/cabe/cabai kita... Selengkapnya

Paket Pupuk Bertanam Cabai Hijau Besar  1000 M2 Lengkap (100% Organik)

Paket Pupuk Bertanam Cabai Hijau Besar 1000 M2 Lengkap (100% Organik)

Paket Pupuk Bertanam Cabai Hijau Besar 1000 M2 Lengkap (100% Organik) – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara bertani yang praktis pada tanaman lombok  dengan menggunakan Pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabai disini dibuat secara umum, baik... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.