Beranda » teknik cara menanam budidaya Cabe Cabai Lombok » Bertanam Lombok Jamu Aplikasi Teknologi Nasa

Bertanam Lombok Jamu Aplikasi Teknologi Nasa

T Diposting oleh pada 5 September 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 14 kali

Bertanam Lombok Jamu Aplikasi Teknologi Nasa – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara bertani yang praktis pada tanaman cabe  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabai disini dibuat secara umum, baik itu cabe  rawit, cabe merah besar ataupun cabe merah keriting.

Berikut ini Pupuk dan Pestisida Nasa untuk tananman cabe/cabai/lombok :

1 botol SUPERNASA 250 gram                                 Rp. 55.000

1 botol POWER NUTRITION 250 gram                  Rp. 70.000

1 botol PUPUK ORGANIK CAIR NASA  500 ml    Rp. 45.000

1 botol HORMONIK 100 ml                                       Rp. 40.000

1 botol NATURAL GLIO 100 gram                           Rp. 40.000

1 botol PESTONA 500 ml                                           Rp. 55.000

1 botol AERO A810 250 ml                                        Rp. 40.000

Jumlah Rp. 345.000

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

Menanam tanaman cabe dapat ditanam baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi dengan pH tanah 5-6. Bertanam lombok sering dihadapkan dengan beragam permasalahan antara lain ialah tanah yang kurang unsur hara, sehingga serangan hama dan penyakit. Berikut adalah faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan saat bertanam secara organic dengan tujuan untuk meningkatkan produksi panen cabai dari segi kualitas, kuantitas dan kelestarian lingkungan (K-3).

Sebelum ditanam

A. Cara Mengolah Lahan

  1. Siapkan pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton per 1.000 m2 dan tebarkan pada lahan sebelum penanaman.
  2. Tanah sebelumnya diluku kemudian digaru dan biarkan lahan selama kurang lebih 1 minggu.
  3. Setelah itu lahan dikasih dolomit 0,25 ton per 1.000 m2, agar menambah keasaman tanah.
  4. Kemudian dibuat bedengan parit dengan lebar 100 cm dan 80 cm.
  5. Kocorkan SUPERNASA atau POC NASA. Dengan cara :
  • SUPERNASA 1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk, kemudian setiap 50 liter air tambahkan 200 cc larutan induk. Atau bisa dengan cara, setiap 10 liter air diberi 1 sdm SUPERNASA dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 meter.
  • Penggunaan POC NASA dengan cara : 10 liter diberi 2-4 tutup botol lalu siramkan ke bedengan sepanjang 5-10 meter.

6. Campurkan Natural GLIO dengan dosis 100-200 gram (1-2 bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan. Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

 

7. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi sesuai jarak tanam. Ukuran jarak tanam yaitu 60 x 70 cm yang diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 7 hari.

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

B. Benih Cabai

  1. Untuk luas 1.000 m² lahan membutuhkan benih sekitar 1 – 1,25 sachet.
  2. Biji cabe direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang diberi 0,5-1 tutup per liter POC NASA dan diperam selama semalam.

C. Fase Persemaian Cabai (0-30 Hari)

a. Untuk Persiapan Persemaian

  1. Persemaian diberi naungan atap rumbai/plastic/paranet dan di usahakan dibuat menghadap ke arah timur.
  2. Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang sudah dihaluskan perbandingan 3 : 1. Sebelum digunakan, 25-50 kg pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO 100 gram dan diamkan selama 1 minggu. Lalu dimasukkan ke dalam polibag bibit ukuran 4 x 6 atau media lain dengan ukuran 4 x 6

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

b. Waktu Penyemaian

  1. Masukkan benih cabe ke polibeg, lalu tutupi dengan selapis tanah dan kompos halus yang telah diayak.
  2. Semprot dengan POC NASA 1-2 tutup per tangki saat bibit berumur 10 dan 17 HSS (hari setelah semai).
  3. Penyiraman dilakukan satu kali sehari yaitu pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.

c. Untuk Hama Dan Penyakit Cabai

  • Bibit Penyakit
  1. Embun bulu

Gejala penyakit embun bulu yaitu adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan. Cara mengatasinya yaitu siram Natural GLIO 1 sdm per 10 L air.

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Kelompok Virus

Kelompok virus menyerang bibit sehingga perkembangan bibit menjadi terhambat dan warna daun menjadi pucat. Cara mengatasinya yaitu  bibit yang terserang harus dicabut dan dibakar, kemudian disemprot dengan Natural BVR atau PESTONA agar tidak menyebar ke bibit lain yang masih sehat.

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Rebah Semai

Rebah semai (dumping off) gejala tanaman terkulai karena batang busuk, di sebabkan oleh cendawa Phytium sp & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian : yaitu siram dengan Natural GLIO 1 sendok makan per 10 L air.

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Hama
  1. Kutu daun persik

Hama ini biasanya berada di bawah daun. Sebaiknya dengan jari koloni kutu yang ditemukan, lalu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA.  Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  1. Hama tungau

Gejalanya cabe yang terserang hama ini, daun tanaman berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah dan cabang. Cara mengatasinya yaitu semprot dengan Natural BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.

  1. Hama ThripParvispinus

Hama thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh, Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran. Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

D. Masa tanam

  1. Pemilihan Bibit
  • Bibit yang akan dipindahtanamkan dipilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus.
  • Bibit telah memiliki 5-6 helai daun (saat umur 21-30 hari).
  1. Cara Tanam
  • Waktu menanam yang baik yaitu pada pagi atau sore hari, bila sedang panas terik alangkah baiknya ditunda.
  • Lepas plastik polibag dan keluarkan bibit , jangan sampai bola tanah terpecah karena dapat merusak perakaran.
  • Setelah selesai tanam, langsung disiram atau disemprot dengan POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.
  1. Pengamatan Hama
  • Ulat tanah (Agrotis Ipsilon)

Ulat tanah biasanya aktif pada malam hari, ulat akan makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Setiap ulat yang ditemukan lalu dibunuh, jika terjadi serangan berat lalu semprot dengan PESTONA.  Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Ulat Grayak (Spodoptera litura dan S. Exigua)

Larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa lubang-lubang besar dan bintil-bintil. Cara mengatasinya semprot dengan PESTONA . Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Bekicot / Siput

Bekicot/ siput memakan tanaman menyerang malam hari. Di cari di sekitar pertanaman (kadang di bawah mulsa) dan buang keluar area.  Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

E. Masa Pengelolaan Tanaman 7 – 70 HST  (Hari Setelah Tanam)

  • Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)

Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran tiap tanaman. Dapat juga dilakukan penggenangan jika dirasa kering. Pemupukan sistem pengocoran dilakukan seminggu sekali setiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan dari beberapa campuran pupuk makro yaitu :

 Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

Urea : ZA : KCI : POWERNUTRITION NASA = (250 : 250 : 250) gr ke dalam 50 liter air. diberikan saat umur 1-4 minggu dengan dosis 250 cc (kurang lebih satu gelas) per lubang. Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810

Selain pengocoran, penyemprotan juga perlu dilakukan. Penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki pada umur 10, 20 hari, kemudian pada umur 30, 40, dan 50 HST. POC NASA ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki. Bertanam Lombok Jamu  Aplikasi Teknologi Nasa

  • Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Lakukan perempelan dengan menyisakan 2-3 cabang utama setiap produksi. Perempelan dilakukan mulai tanaman umur 15-30 hari

  • Pengamatan hama dan penyakit :
  1. Penyakit layu

Penyakit ini disebabkan oleh jamur antara lain fusarium, phytium dan rhizoctonia. Tanaman layu menyerang secara tiba-tiba, menyebabkan tanaman kering dan gugur daun. Tanaman layu dapat dimusnahkan dengan menyebarkan Natural GLIO.

  1. Penyakit busuk buah antraknosa

Gejala yang terlihat yaitu terdapat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan hebat dapat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Buah yang terserang kemudian dikumpulkan dan dipisahkan saat panen. Cara mengatasinya yaitu dapat ditaburkan Natural GLIO di bawah tanaman.

F. Fase Panen Dan Setelah Panen

Pemanenan

  • Panen pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya dilakukan 2-3 hari sekali dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat budidaya cabai dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3, dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon dan semprot dengan POC NASA ditambah HORMONIK.

Cara Panen

  • Buah jangan dipanen yang sudah terlalu tua, pilih yang tingkat kemasakannya sekitar 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabai dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh

Demikian uraian mengenai budidaya cabai organik teknologi NASA. Dapatkan Paket Pupuk Budidaya Cabai NASA hanya dari ditributor resmi PT Natural Nusantara. >>> (CARA ORDER)

Apa kata mereka yang tentang produk NASA

http://naturalnusantara.co.id

Belum ada Komentar untuk Bertanam Lombok Jamu Aplikasi Teknologi Nasa

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

a Artikel Terkait Bertanam Lombok Jamu Aplikasi Teknologi Nasa

Bertanam Cabe Jawa  Menggunakan  Nasa

Bertanam Cabe Jawa Menggunakan Nasa

Bertanam Cabe Jawa Menggunakan Nasa – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara budidaya yang praktis pada tanaman cabe  dengan menggunakan Pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabai disini dibuat secara umum, baik itu cabai  rawit, cabai merah besar... Selengkapnya

Pupuk Nasa Buat Cabe Jawa

Pupuk Nasa Buat Cabe Jawa

Pupuk Nasa Buat Cabe Jawa – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara menanam yang praktis pada tanaman cabai  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabai disini dibuat secara umum, baik itu cabai  rawit, cabe merah... Selengkapnya

Cara Menanam Cabai Merah dan Cara Membasmi Hama Pada Cabai

Cara Menanam Cabai Merah dan Cara Membasmi Hama Pada Cabai

Cara Menanam Cabai Merah dan Cara Membasmi Hama Pada Cabai – Untuk menanam cabe sebaiknya mengetahui bagaimana metode agar cabai cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabai tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam menanam... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Calender

September 2017
M S S R K J S
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Kategori