Beranda » Pupuk Organik » Kenapa Pilih Pupuk Organik Nasa

Kenapa Pilih Pupuk Organik Nasa

T Diposting oleh pada 31 Agustus 2017
F Kategori , , ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 86 kali

Pupuk OrganikNasa

Kita tahu bahwa harga produk Pupuk Organik  sangatlah terjangkau dan Pupuk organik juga mempunyai manfaat yang banyak. Dan Pupuk Organik Nasa mempuyai kelebihan di banding dengan Pupuk Organik lain. Hal ini telah dibuktikan dari hasil riset dan sertifikasi organik oleh Deptan dengan analisa laboratorium Sucofindo.

Dengan Kandungan yang ada dalam Pupuk Organik Nasa yaitu:

N 0.12%, P2O5 0.03%, K 0.31%, Ca 60.40 ppm, S 0.12%, Mg 16.88 ppm, Cl 0.29%, Mn 2.46 ppm, Fe 12.89 ppm, Cu <0.03 ppm, Zn 4.71 ppm, Na 0.15%, B 60.84 ppm, Si 0.01%, Co <0.05 ppm, Al 6.38 ppm, NaCl 0.98%, Se 0.11 ppm, As 0.11 ppm, Cr <0.06 ppm, Mo <0.2 ppm, V <0.04 ppm, SO4 0.35%, C/N ratio 0.86%, ph 7.5, Lemak 0.44%, Protein 0.72%

Kandungan Lainnya :

Asam-asam organik (Humat 0,01%, Vulvat, dll)

Zat Perangsang Tumbuh : Auksin, Giberelin, Sitokinin.

PENGENALAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) NASA

Perlunya pengenalan Pupuk Organik Cair NASA untuk mengajak masyarakat khususnya petani untuk mengembangkan suatu pertanian yang ekonomis, praktis dan ramah lingkungan.

Apa Maksud dari Pupuk OrganiK Nasa itu ekonomis?

EKONOMIS karena petani sangat diuntungkan secara ekonomi. Dari berbagai segi terutama segi budidaya dapat dihemat, hasil panen ditingkatkan dan kualitas panen ditingkatkan, sehingga harga panen lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berguna kalau dikonsumsi oleh orang yang mengkonsumsi hasil pertanian. Ini maksudnya ekonomis. Jadi kalau dianalisa, yang jelas petani lebih diuntungkan daripada tidak menggunakan teknologi NASA.

Kenapa dibilang praktis?

PRAKTIS maksudnya teknologi yang disampaikan sangat praktis dan mudah, yaitu hanya semprot dan siram/kocor. Itu teknologi yang sangat sederhana dan mudah dilakukan. Petani biasa sekalipun mampu melakukannya, apalagi petani yang pintar (mungkin terdidik dari segi ilmu pertanian).

Mengapa Ramah Lingkungan?

RAMAH LINGKUNGAN karena  teknologi yang dipakai NASA ini betul-betul organik dan tidak memberi efek samping negatif, dari mulai lahan yang ditanami, tanaman yang ditanam, petani yang menanam, sampai pada orang yang mengkonsumsi hasil pertanian tersebut. Karena 100 % organik . KENAPA HAL INI PERLU DISAMPAIKAN ? Selama ini petani kondisinya sudah sangat terpuruk. Hasil panennya menurun, harganya hancur, harga pupuk meningkat, dan akhirnya petani menderita. Dan jeritan petani ini siapa yang peduli ? Dan PT. NASA (meskipun masih kecil saai ini sudah menggurita) mempunyai idealisme, visi dan misi untuk membantu petani.

PETANI DIAJAK BERPIKIR SECARA SEDERHANA

Contohnya apabila ada sebuah tanaman, untuk tumbuh membutuhkan makan seperti halnya manusia tumbuh membutuhkan makanan. Kalau manusia makan tentu ada nasi, sayuran dan sebagainya. Ahli gizi menyatakan 4 sehat 5 sempurna, yaitu terdiri dari nasi dalam jumlah banyak, sayur-mayur, lauk pauk, buah-buahan dan susu. Jika unsur tersebut dikonsumsi, maka manusia akan sehat dan tumbuh dengan optimal.

Begitu juga dengan tanaman membutuhkan makanan. Sampai detik ini jumlah unsur yang dibutuhkan tanaman ada 90 unsur (didunia pertanian namanya UNSUR HARA) yang diambil dari tanah. Dari 90 unsur hara tersebut, 13 unsur hara wajib ada. Kalau tidak ada satu saja, maka tanaman ini akan ada kendala dalam perkembangannya. Hal ini dapat anda perhatikan diantaranya. 1) Daunnya menguning 2) Mudah terserang penyakit 3) Hasilnya menurun (tidak produktif) 4). Tumbuh kerdil 5)  Mati Hal ini disebabkan kekuarangan unsur hara.

Lalu apakah Ke 13 unsur hara ini. Di dunia pertanian ada 13 UNSUR HARA ESENSIAL yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu: Kelompok Unsur Hara Makro atau dinamakan sebagai nasinya tanaman (ada 6 unsur). Kelompok Unsur Hara Mikro atau dinamakan lauk pauknya tanaman (ada 7 unsur). Makro artinya besar (dibutuhan dalam jumlah yang banyak) Mikro artinya kecil (dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, tetapi wajib ada).

Nasinya tanaman ada 6 unsur : 1. Urea (N) kandungan Nitrogennya tinggi ¡¾ 46 %. 2. Pospat (P) = TSP dari batuan pospat C2o5. Kandungan pospatnya ¡¾ 36 %, maka disebut SP36 3.. 3. Kalium (KCL). 4. Kalsium (dijumpai pada kapur pertanian/dolomit). 5. Sulfur (belerang). 6.Magnesium, Keenam unsur ini adalah nasinya tanaman yang dibutuhkan tanaman (dalam jumlah banyak), maka disebut unsur hara makro.

Adapun lauk pauknya itu ada 7 unsur antara lain Fe, Na, Br, Mg, Zn disebut unsur hara mikro. Unsur hara mikro ini terdapat pada pupuk organik. Pupuk organik yang selama ini dikenal petani adalah pupuk kandang dan pupuk kompos. Ini adalah fakta, bahwa tanaman membutuhkan lauk pauk dan nasi, dimana kalau kita menginginkan hasil panen yang luar biasa maka kedua unsur tersebut harus cukup.

Dalam sejarah khususnya di Indonesia, sebelum tahun 1969 petani belum mengenal adanya pupuk Urea, Tsp, Kcl. Petani hanya mengenal pupuk kandang dan kompos (yang notabene kaya akan lauk pauk tetapi sedikit nasi ). Sehingga lahan pertanian di Indonesia sebelum tahun 1969 kaya raya lauk pauk tetapi miskin nasi. Sehingga produksi rata-rata ¡¾ 5 ton perhektar padi. Pada tahun 1969 petani mulai dikenalkan Program Inmas dan Bimas dengan Panca Usaha Tani, ada pestisida, pupuk, benih dan seterusnya.

Saat awal-awal dikenalkan dengan yang namanya urea, Tsp, Kcl (yang notabene adalah nasinya tanaman) sangat susah bagi petani untuk percaya, karena telah terbiasa menggunakan pupuk kandang dan kompos. Di samping itu belum ada yang mencoba dan membuktikan. Tetapi begitu ada 1 – 2 orang yang mencoba dan hasilnya luar biasa (misalnya dari 5 ton perhektar menjadi 9 ton perhektar), petani akhirnya mulai beramai-ramai memakai pupuk tersebut.

Perlunya perubahan dalm budaya pemupukan

Ketika hasil panen meningkat dari 5 ton menjadi 9 ton, petani tidak menyadari telah terjadi perubahan budaya pemupukan. Petani menganggap pupuk kandang dan pupuk kompos ternyata kalah bagus dengan pupuk pabrik (urea, tsp, kcl). Besoknya setelah panen, petani menanam lagi, hasilnya 8 – 8,5 ton perhektar, itupun dikatakan bagus (meskipun terjadi penurunan sekian kwintal). Terjadi penurunan beberapa kwintal tidak kelihatan.

Misalnya kalau sejak tahun 1969-2017 sudah berapa lama? 48 tahun. Kalau 1 tahun petani tanam 3 kali, berarti sudah 114 x tanam. Kalau dikalikan penurunan sekian kwintal, terjadi penurunan 5,1 ton. Kalau yang tadinya 9 ton perhektar turun menjadi 4 ton perhektar, bahkan di bawah garis produksi pada tahun 1969.

Celakanya lagi penggunaan pupuk pabrik tidak diimbangi dengan pupuk organik, berarti tanah susah terurai akhirnya tertingal di lahan. Residu-residu pupuk pabrik ini akan membuat tanah menjadi keras dan bantat. Kalau dulu tahun 1969, kita masuk ke sawah mungkin selutut dalamnya. Tetapi sekarang barangkali hanya setinggi mata kakai. Tanah keras ini susah ditembus oleh akar. Perkembangan akar (airasi = pernapasan) bisa terganggu, karena akar susah berkembang akibat tanah keras. Padahal akar itu ibaratnya mulutnya tanaman. Mulut itu mampet, lubang tempat masuknya makanan Cuma sedikityang jadi pertanyyaan apakah produktif apa tidak ? Tentu kurang produksinya. Kemudian karena sifatnya yang kurang organik atau tidak organik, terkadang membuat mikro organisme yang menguntungkan menjadi susah berkembang.

KONDISI TANAH TERBALIK;  Kalau dulu sebelum tahun 1999 itu hanya lauk pauk tetapi miskin nasi, sekarang terbalik, hanya kaya nasi tetapi miskin lauk pauk. Itu yang terjadi. Bahkan di harian Kompas edisi September tahun 2000 mengatakan 8 % lahan pertanian Indonesia mengalami pemiskinan unsur hara mikro atau pemiskinan lauk pauk.

Petani kalau menanam pupuknya apa ? Tentunya Urea Tsp, Kcl (berarti petani hanya memberi nasi). Nasi saja tidak komplit. Seharusnya nasinya ada 6 unsur, yaitu Urea, Tsp, Kcl, Za (diambil sulfurnya), Kapur (diambil kalsiumnya), pupuk grenbat (diambil Magnesiumnya). Kalau anak kecil lahir hanya diberi nasi saja, kira-kira bisa sehat apa tidak ? Tentunya tidak sehat. Itu hanya karbohidrat untuk tenaga, tetapi zat pembangunnya tidak ada. Proteinnya hamper tidak ada. Vitamin sebagai katalisator tubuh juga tidak ada. Mineral dan sebagainya sedikit sekali. Ibarat seperti itu sama dengan tanaman. Pemakaian pupuk pabrik saja tanpa diimbangi pupuk organik tidak akan pernah mencapai 10 ton perhektar padi, bahkan akan terus menurun.

Pupuk pabrik penting, akan tetapi harus dimbangi dengan pemakaian pupuk organik. ANJURAN PEMERINTAH Pemerintah melalui dinas pertanian ingin menyarankan kepada petani supaya mengembalikan kesuburan tanah seperti tahun 1969. Caranya adalah petani harus memupuk lahannya 20-40 ton perhektar setiap masa tanam. Kira-kira sanggupkah petani ? Kami sepakat sekali anjuranya luar biasa bagus, tetapi susah dilaksanakan oleh petani. Jangankan 20-40 ton perhektar, barangkali 5 ton saja sudah susah mendpatkan pupuk kandangnya. Kotoran sapinya mau cari dimana ? Kotoran kambingnya mau cari dimana ? Kotoran ayamnya mau cari dimana ? Anjuran pemerintah bagus tetapi tanpa adanya solusi.

KUALITAS PUPUK KANDANG DAN KELEMAHANNYA

Pupuk Kandang memang berkuwalitas. Akan tetapi bukan berarti pupuk kandang tidak punya kelemahan. Banyak kelemahannya, secara kualitas sebagai pupuk yang terbaik, tetapi secara teknis kadangkala banyak kelemahannya.

Adaikan saja apabila pupuk kandang ambil sendiri dari kandang ternak mungkin harganya Rp. 100.000,- per truk, akan tetapi tidaklah mungkin kotoran pupuk kandang itu naik sendiri ke truk. Ini harus memakai tenaga orang yang mengangkut (memanggul) ke truk. Ini perlu ongkos. Dari kandang sampai ke lahan misalnya jaraknya 20-30 km perlu transport. Ini juga perlu ongkos. Dan tidak mungkin alat transport langsung terjun ke lahan. Ternyata hars butuh orang yang mengangkat lagi. Ini juga perlu ongkos lagi. Sehingga secara ekonomi hal ini kurang menguntungkan. Terlalu tinggi ongkosnya buat petani.

Selain hal tersebut keseragaman bongkahan pupuk kandang unsur haranya tidaklah sama, juga makanan yang di konsumsi oleh ternak itu juga tidak sama. Kalau ternak itu memakan makanan yang bergizi, kotoran yang dihasilkan itu juga luar biasa bagus. Nah kalau misalnya ternak Cuma diberi makanan dari ketela misalnya, tentunya ternak akan kurus, sehingga kotoran yang keluar juga tidak bagus.

Pupuk kandang juga juga membawa bibit penyakit. Banyak sekali penyakit yang ditularkan dari sapi yang dilepas. Sapi itu mengkonsumsi rumput liar (biji-bijian bakal tumbuhnya rumput). Ini tidak tercerna oleh usus, akhirnya keluar lagi dan ketika digunakan sebagai pupuk akhirnya tumbuh gulma dan padi secara bersamaan. Tetapi secara kualitas apapun yang terjadi, suka atau tidak suka, pupuk kandang adalah pupuk yang baik, terlepas dari segala kelemahannya.

Ir. Sumarno Formulator Pupuk Organik Nasa

Dari hal tersebut menjadi keprihatinan ini mengelitik hati ilmuwan NASA Ir. Sumarno. Mengenai kekurangan unsur hara mikro jelas perlu disuplai pupuk kandang dalam jumlah yang banyak, akan tetapi terlalu sulit. Akhirnya Ir. Sumarno (dalam penelitian selama 15 tahun) menemukan formula pupuk organik cair multiguna NASA.

Pupuk Organik Nasa ini 1 botolnya (0,5 liter) POC NASA kandungannya setara dengan 0,5 ton pupuk kandang mikro (dalam hal lauk pauk) bagi tanaman. Nasinya bagaimana ? Nasinya tetap ada, tetapi tidak banyak. Sehingga POC NASA ini tetap memerlukan pupuk pabrik (Urea, Tsp, Kcl) tetapi dosisnya boleh dikurangi sampai 25 -50 %  (bukan sesuai kebiasaaan petani).

Kalau pakai standar kebiasaan petani bisa repot. Kalau petani yang ekonominya agak bawah dosisnya sedikit masih dikurangi lagi. Misal anjuran pabrik 100 kg, maka petani boleh memakai 75 kg.  Jadi POC NASA tetap memerlukan kerjasama dengan pupuk pabrik, sehingga tanaman disuplai nasinya dari pupuk pabrik sedangkan lauknya dari POC NASA.

Pupuk Organik Nasa dilengkapi dengan yang namanya ASAM HUMAT FULFAT POC NASA.  Asam Organik Humat Fulfat yang berfungsi menguraikan sisa-sisa pupuk kimia di lahan yang menyebabkan tanah menjadi keras (bantat) terutama Tsp (F2o5), sehingga dapat terurai dengan baik. Sehingga menyebabkan lahan semakin lama makin gembur dan ini bisa dikonsumsi oleh tanaman lagi. Mungkin saat ini petani memupuk dengan Tsp belum berfungsi (sedikit dicerna oleh tanaman) tetapi setelah diberi POC NASA diam-diam petani mempunyai tabungan di lahan yaitu berupa Tsp yang bisa terserap lagi oleh tanaman. Hal tersebut dapat meningkatkan senyawa POLIFENOL di dalam tumbuhan. Kalau pada manusia adalah sel darah putih. Jadi misalnya manusia terserang penyakit (misal influaensa) tubuh ini sudah punya pertahanan (senyawa yang melawan penyakit) namanya sel darah putih. Tanaman ini juga punya sel darah putih, namanya senyawa Polifenol. Dengan diberi POC NASA maka senyawa polifenol ditingkatkan, artinya daya tahan tubuh tanaman terhadap penyakit menjadi meningkat.. Kemudian pupuk ini juga dilengkapi dengan Asam amino, protein, mineral, multi vitamin dan sebagainya sehingga bersifat multiguna. Selain untuk tanaman ini juga berfungsi untuk ternak (sapi, kambing, unggas, ikan).

Hasil dari penggunaan Pupuk Organik Cair (POC NASA);  Petani yang pernah mencoba Pupuk Organik Cair NASA diberbagai daerah di Indonesia hasil panennya meningkat (karena fungsinya ditambah), tidak mudah terserang penyakit (karena daya tahan tubuh tanaman ditingkatkan) dan itu sudah banyak bukti (bisa lihat Video pertanian Pasir Pantai Pandansimo dan CD Pertanian Nasa) Bahkan di daerah tertantu sudah banyak yang mem-buktikan menanam pada lahan yang sulit air. Air pada musim kemarau sulit diperoleh, tetapi ada petani yang memakai Pupuk Organik Cair NASA dan Hormonik disemprotkan ke padi, ternyata mampu bertahan hidup bahkan sampai berbuah. Ini menunjukkan kehebatan dari Pupuk Organik Cair dan Hormonik.

Di Laboratorium PT. Natural Nusantara, Membuktikan bahwa Pupuk Organik Cair bisa digunakan pada tanaman di lahan pasir (hasil riset di Pantai Pandan Simo). Ini merupakan bukti kehebatan dari produk Pupuk Organik Cair (jadi bukan sebuah rekayasa).

Cara mengaplikasikan Pupuk Organik Nasa yaitu dengan cara disiram pada tanaman, atau disemprot, bahkan  Pupuk Organik Nasa bisa untuk perendam benih padi. Padi yang mau kita tanam bakal buah kita rendam dulu. Kenapa perlu direndam dengan menggunakan Pupuk Organik Cair Nasa. Hal itu bisa di ibarat embrio (janin bayi yang ada diperut ibu). Janin itu membutuhkan gizi waktu di perut. Benih padi yang mau ditanam direndam dengan air POC NASA. Artinya embrio sudah diberi gizi. Insya Allah nanti waktu dikecambahkan (ditebar) pertumbuhannya bisa seragam dan lebih cepat pertumbuhannya. Jadi milai dari persiapan benih sudah mulai diterapkan, sejak pengolahan lahan, disemprotkan ke benih sampai pengolahan lahan yang mau ditanam. Kemudian disemprot 3 kali pada umur 15, 25, 40 hari.

Untuk Pemesanan Produk NASA Hubungi

Distributor Resmi Natural Nusantara (NASA)

MArtoyo

WA: 085 878 404 414

Mobile

085 228 455 600 Simpati

085 878 404 414 Indosat

PIN BB: 5F759D02

Alamat : Karangsari. RT. 003/ RW. 001 Kec. Kebumen Kab. Kebumen JATENG 54351 Depan STM Taman Karya Pertambangan Kebumen

========================================================================================================================================

Tags: ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Belum ada Komentar untuk Kenapa Pilih Pupuk Organik Nasa

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Kenapa Pilih Pupuk Organik Nasa

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Kraksaan

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Kraksaan

T 26 Juli 2013 F A toyo

Pupuk Organik Cair NASA (POC NASA) merupakan formula pupuk organik  cair yang dirancang secara khusus terutama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap pada segala jenis tanaman, peternakan dan perikanan yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna, yang di proses... Selengkapnya

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Tabanan

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Tabanan

T 11 Mei 1970 F A toyo

Pupuk Organik Cair NASA (POC NASA) merupakan formula pupuk organik  cair yang desain secara khusus terutama untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lengkap pada segala jenis tanaman, peternakan dan perikanan yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna, yang di olah... Selengkapnya

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Brebes

Jual Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA) Di Brebes

T 11 Januari 2005 F A toyo

Pupuk Organik Cair NASA (POC NASA) merupakan formula pupuk organik  cair yang desain secara khusus terutama untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lengkap pada segala jenis tanaman, peternakan dan perikanan yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna, yang di olah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.