selamat Datang Di http://pupukorganiknusantara.com

PT. Natural Nusantara Kesehatan Pertanian

PT NASA terpercaya dalam bidang agrobisnis, PT NASA juga telah resmi mendapatkan IZIN INTERNASIONAL dalam memasarkan semua produknya termasuk dalam bidang pertaniaan, perikanan, kecantikan, kesehatan dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu persatu Lanjut Order >>WA > 085 878 404 414

 

Paket Budidaya Kelapa Sawit Lengkap Nasa (Lahan 1000 m2)

PAKET BUDIDAYA SAWIT NASA

Paket Kelapa Sawit Organik Nasa (Rp 3.950.000)

Order WA/Telp/SMS : 081366009077

ISI PAKET :

  1. 20 BOTOL POWER NUTRITION 250 gram
  2. 20 BOTOL SUPERNASA 250 gram
  3. 20 BOTOL POC NASA 500 cc
  4. 20 BOTOL HORMONIK 100 cc

Leaflet Budidaya Sawit

BUDIDAYA SAWIT NASA PAKET BUDIDAYA SAWIT NASA PAKET BUDIDAYA SAWIT NASA PENDAHULUAN

Perkebunan/ogrobisnia kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), baik yang untuk berorientasi pasar lokal maupun global akan dihadapkan dengan tuntutan kualitas produk dan kelestarian lingkungan selain tentunya kuantitas produksi. PT Natural Nusantara berusaha berperan dalam peningkatan produksi budidaya kelapa sawit secara Kuantitas, Kualitas dan tetap menjaga Kelestarian lingkungan (Aspek K-3).

SYARAT PERTUMBUHAN BUDIDAYA KELAPA SAWIT
Iklim

Lamanya penyinaran matahari rata-rata 5-7 jam/hari. Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-280C. Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl. Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan.

Media Tanam

Tanah yang baik mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6, dan tanah tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit.

PEMBIBITAN BUDIDAYA KELAPA SAWIT

Penyemaian

Kecambah biji kelapa sawit dimasukkan polibag 12×23 atau 15×23 cm berisi 1,5-2,0 kg tanah lapisan atas yang telah diayak. Kecambah ditanam sedalam 2 cm. Tanah di polibag harus selalu lembab. Simpan polibag di bedengan dengan diameter 120 cm. Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan.

Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polibag 40×50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang diayak. Sebelum bibit ditanam, siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air. Polibag diatur dalam posisi segitiga sama sisi dengan jarak 90×90 cm.

Pemeliharaan Pembibitan

Penyiraman dilakukan dua kali sehari. Penyiangan 2-3 kali sebulan atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. Bibit tidak normal, berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus dibuang. Seleksi dilakukan pada umur 4 dan 9 bulan.

Pemupukan Pada Saat Pembibitan

Pupuk Makro :

> 15-15-6-4 Minggu ke 2 & 3 (2 gram); minggu ke 4 & 5 (4gr); minggu ke 6 & 8 (6gr); minggu ke 10 & 12 (8gr)

> 12-12-17-2 Mingu ke 14, 15, 16 & 20 (8 gr); Minggu ke 22, 24, 26 & 28 (12gr), minggu ke 30, 32, 34 & 36 (17gr), minggu ke 38 & 40 (20gr).

> 12-12-17-2 Minggu ke 19 & 21 (4gr); minggu ke 23 & 25 (6gr); minggu ke 27, 29 & 31 (8gr)

> POC NASA Mulai minggu ke 1 – 40 (1-2cc/lt air perbibit disiramkan 1-2 minggu sekali).

Catatan : Akan Lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPERNASA 1-3 kali dengan dosis 1 botol untuk + 400 bibit. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman

CARA ATAU TEKNIK PENANAMAN BUDIDAYA SAWIT
Penentuan Pola Tanaman

Pola tanam kelapa sawit dapat monokultur ataupun tumpangsari. Tanaman penutup tanah (legume cover crop LCC) pada areal tanaman kelapa sawit sangat penting karena dapat memperbaiki sifat-sifat fisika, kimia dan biologi tanah, mencegah erosi, mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu (gulma). Penanaman tanaman kacang-kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam dibuat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50×40 cm sedalam 40 cm. Sisa galian tanah atas (20 cm) dipisahkan dari tanah bawah. Jarak 9x9x9 m. Areal berbukit, dibuat teras melingkari bukit dan lubang berjarak 1,5 m dari sisi lereng.

Cara Penanaman

Penanaman pada awal musim hujan, setelah hujan turun dengan teratur. Sehari sebelum tanam, siram bibit pada polibag. Lepaskan plastik polybag hati-hati dan masukkan bibit ke dalam lubang. Taburkan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang selama + 1 minggu di sekitar perakaran tanaman. Segera ditimbun dengan galian tanah atas. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis ± 5-10 ml/ liter air setiap pohon atau semprot (dosis 3-4 tutup/tangki). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA. Adapun cara penggunaan SUPERNASA adalah sebagai berikut: 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.

Pemeliharaan Tanaman
Penyulaman dan Penjarangan

Tanaman yang mati disulam dengan bibit berumur 10-14 bulan. Populasi 1 hektar + 135-145 pohon supaya tidak ada persaingan sinar matahari.

Penyiangan

Keadaan Tanah di sekitar pohon sawit harus bersih dari gulma.

Pemupukan

  • Pupuk Makro

Urea : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (225 kg per ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (1000 kg per ha)

TSP : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (115 kg/ha) dan Bulan ke 48 & 60 (750 kg/ha)

MOP/KCl : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (200 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (1200 kg/ha)

Kieserite : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (75 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (600 kg/ha)

Borax : Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 (20 kg/ha) dan Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst (40 kg/ha)

Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September – Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret- April).

  • POC NASA

Dosis POC NASA di mulai awal tanam :

0-36 bln 2-3 tutup/ diencerkan secukupnya lalu siramkan sekitar pangkal batang, setiap 4 – 5 bulan sekali

>36 bln 3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 3 – 4 bulan sekali

Dosis POC NASA pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA :

Tahap 1 : Aplikasikan 3 – 4 kali berturut-turut dengan interval 1-2 bln. Dosis 3-4 tutup/ pohon

Tahap 2 : Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis 3-4 tutup/ pohon

Catatan: Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200 tanaman.

Pemangkasan Daun

Terdapat tiga jenis pemangkasan yaitu:

  • Pemangkasan pasir

Membuang daun kering, buah pertama atau buah busuk waktu tanaman berumur 16-20 bulan

  • Pemangkasan produksi

Memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk (songgo dua) untuk persiapan panen umur 20-28 bulan.

  • Pemangkasan pemeliharaan

Membuang daun-daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.

Kastrasi Bunga

Memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan.

Penyerbukan Buatan

Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berbuah, dibantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga.

  1. Penyerbukan oleh manusia
    Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif (bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan). Ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka, warna kepala putik kemerah-merahan dan berlendir. Cara penyerbukan: Campurkan serbuk sari dengan talk murni ( 1:2 ). Serbuk sari diambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah dipersiapkan di laboratorium, semprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer.
  2. Penyerbukan oleh Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit
    Serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bunga jantan. Serangga dilepas saat bunga betina sedang represif. Keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar, bentuk buah lebih sempurna, produksi minyak lebih besar 15% dan produksi inti (minyak inti) meningkat sampai 30%.

HAMA DAN PENYAKIT BUDIDAYA SAWIT

Hama

  1. Hama Tungau
    Penyebab: tungau merah (Oligonychus). Bagian diserang adalah daun. Gejala: daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz. Pengendalian: Semprot Pestona atau Natural BVR.
  2. Ulat Setora
    Penyebab: Setora nitens. Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun dimakan sehingga tersisa lidinya saja. Pengendalian: Penyemprotan dengan Pestona.

Penyakit

  1. Root Blast
    Penyebab: Rhizoctonia lamellifera dan Phythium Sp. Bagian diserang akar. Gejala: bibit di persemaian mati mendadak, tanaman dewasa layu dan mati, terjadi pembusukan akar. Pengendalian: pembuatan persemaian yang baik, pemberian air irigasi di musim kemarau, penggunaan bibit berumur lebih dari 11 bulan. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO.
  2. Garis Kuning
    Penyebab: Fusarium oxysporum. Bagian diserang daun. Gejala: bulatan oval berwarna kuning pucat mengelilingi warna coklat pada daun, daun mengering. Pengendalian: inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO semenjak awal.
  3. Dry Basal Rot
    Penyebab: Ceratocyctis paradoxa. Bagian diserang batang. Gejala: pelepah mudah patah, daun membusuk dan kering; daun muda mati dan kering. Pengendalian: adalah dengan menanam bibit yang telah diinokulasi penyakit.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO-810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki .
PANEN KELAPA SAWIT

Mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan. Dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan, sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5 pohon terdapat 1 tandan buah matang panen. Ciri tandan matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas/jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau sedikitnya ada 10 buah yang lepas dari tandan yang beratnya 10 kg atau lebih.

Demikian uraian penjelasan mengenai budidaya sawit teknologi NASA. Dapatkan Paket Budidaya Sawit Organik NASA hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.
Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!
Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu
—————————————————-
TELP/SMS/WA

081366009077

Kelapa sawit nasa

Bertanam Cabe Jawa dengan Aplikasi Teknologi Nasa

Bertanam Cabe Jawa dengan Aplikasi Teknologi Nasa – Dalam menanam cabai alangkah baiknya mengetahui bagaimana cara agar cabai cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabai tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam menanam Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Panduan Cara Budidaya Cabai Rawit Merah dan Cara Mengatasi Hama Cabai

Panduan Cara Budidaya Cabai Rawit Merah dan Cara Mengatasi Hama Cabai – Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara bertani yang praktis pada tanaman cabe  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabe disini dibuat secara umum, baik itu lombok  rawit, cabe merah besar ataupun cabe merah keriting.

Budidaya Cabai Hijau dengan Aplikasi Nasa

Budidaya Cabai Hijau dengan Aplikasi Nasa – Dalam bertanam lombok alangkah baiknya harus mengetahui bagaimana cara agar cabai cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman lombok tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam menanam Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Paket Nasa Untuk Cabe Sayur

Paket Nasa Untuk Cabe Sayur – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara budidaya yang praktis pada tanaman cabai  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya lombok disini dibuat secara umum, baik itu lombok  rawit, cabe merah besar ataupun lombok merah keriting.

Aplikasi Pupuk Organik Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Cabe Rawit Jengki

Aplikasi Pupuk Organik Dan Pestisida Organik Nasa Untuk Tanaman Cabe Rawit Jengki – Untuk bertanam cabai kita harus mengetahui bagaimana metode agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman lombok tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam menanam Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Aplikasi Produk Pupuk Organik Nasa Untuk Tanaman Cabe Merah

Aplikasi Produk Pupuk Organik Nasa Untuk Tanaman Cabe Merah – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara bertani yang praktis pada tanaman cabe  dengan menggunakan produk pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya lombok disini dibuat secara umum, baik itu cabe  rawit, cabai merah besar ataupun cabe merah keriting.

Pupuk Nasa Buat Cabai Hijau Besar

Pupuk Nasa Buat Cabai Hijau Besar – Untuk bertanam lombok alangkah baiknya harus mengetahui bagaimana cara agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman lombok tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam bertani Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Lombok Jawa

Manfaat Pupuk Nasa Untuk Lombok Jawa – Pada kesempatan kali ini akan kami uraikan cara budidaya yang praktis pada tanaman cabai  dengan menggunakan Pupuk dan pestisida Nasa. Cara budidaya cabai disini dibuat secara umum, baik itu cabai  rawit, lombok merah besar ataupun lombok merah keriting.

Paket Pupuk Budidaya Cabe Nasa 1000 M2 Lengkap (100% Organik)

Paket Pupuk Budidaya Cabe Nasa 1000 M2 Lengkap (100% Organik) – Dalam menanam cabai kita harus mengetahui bagaimana cara agar lombok cepat berbuah dan buahnya banyak dan juga tahu cara agar tanaman cabe tahan terhadap hama dan penyakit, agar dalam budidaya Lombok/cabe/cabai kita mendapatkan hasil yang terbaik.

TERIMA KASIH http://pupukorganiknusantara.com